Pameran Stempel Tiongkok 中国印


中国印

Museum Nasional - Jalan Merdeka Barat No. 12 Jakarta Pusat
Tanggal 7-21 Oktober 2011 (Tutup pada 10 dan 17 Oktober)

[Petikan dari booklet pameran]

Seni ukir adalah salah satu jenis kesenian tradisional Tiongkok yang bersejarah panjang. Seni ukir stempel menggunakan pisau untuk mengukir aksara TIongkok di atas logam, giok, batu, keramik dan berbagai material lainnya. Kemudian, pada ukiran dioleskan Yinni (tinta stempel berbentuk pasta kental bewarna merah) dan dicetak di atas kertas.

Aksara TIongkok yang diukir kebanyakan adalah gaya kaligrafi Zhuanshu, yang digunakan pada Periode Negara-Negara Berperang (475-221 SM) dan Dinasti Qin (221-206 SM). Jenis kaligrafi ini mempunyai ciri khas aksara piktograf yang graisnya berbentuk bundar dan kaya variasi. Seperti halnya seni kaligrafi tradisional Tiongkok, seni ukir juga adalah kesenian visual yang menggabungkan unsur aksara bersama dengan citra yang ditampilkannya.
Li Lanqing, yang karya stempelnya dipamerkan pada kesempatan ini, adalah mantan Wakil Perdana Menteri Tiongkok yang berpengetahuan luas dalam bidang seni dan budaya. Sekana beberapa tahun ini, jumlah karya stempelnya mencapai 700 buah serta karya kaligrafi yang tak terhitung. Karya beliau, di samping mewariskan esensi seni ukir stempel tradisional, juga memperhatikan perkembangan zaman dan inovatif dengan banyak mengambil tema perkembangan yang luar biasa dari masyarakat Tiongkok setelah reformasi dan pintu terbuka.

Comments

Popular Posts